Udah capek produksi makanan bebas gluten, tapi produk ditolak BPOM gara-gara label nggak sesuai aturan. Aduh, cuma bisa menghela nafas sama keadaan. Tapi, produkmu bisa lolos BPOM dengan ikuti cara ini.
Simak cara bikin label gluten free sesuai BPOM dan menarik!
Apa Itu Produk Gluten Free dan Mengapa Perlu Label?
Produk gluten free adalah makanan yang bebas dari protein gluten. Gluten sendiri biasanya ada di biji-bijian seperti gandum, barley (jelai), dan gandum hitam.
Buat sebagian orang, terutama yang punya intoleransi gluten, tanpa sengaja mengonsumsi gluten bisa jadi masalah serius. Misalnya, bagi penderita celiac mengonsumsi gluten bisa memicu reaksi imun yang merusak usus halus dan bikin tubuh sulit menyerap nutrisi. Karena itu, produsen perlu menempelkan label gluten free, supaya mereka tahu kalau produk ini aman dikonsumsi.
Standar dan Regulasi Klaim Label Gluten Free
Kalau mau pakai klaim label gluten free di produk makanan olahan, ada aturannya yang wajib kamu ikuti. BPOM sudah mengaturnya lewat Peraturan Nomor 1 Tahun 2022 tentang Pengawasan Klaim pada Label dan Iklan Pangan Olahan.
Singkatnya, ini poin pentingnya:
- Klaim gluten free cuma boleh dipakai kalau kadar gluten di produk ≤ 20 mg/kg.
- Kalau kadarnya 21–100 mg/kg, sebutannya bukan bebas gluten, tapi rendah gluten.
- Klaim ini bisa dipakai untuk produk berbahan serealia yang mengandung gluten (gandum, rye, barley, oat yang sudah diproses untuk mengurangi gluten) atau bahan pengganti yang memang alami bebas gluten seperti beras, jagung, atau sagu.
- Selain kata “bebas”, kamu juga bisa pakai kata sepadan seperti “tanpa” atau “tidak mengandung” gluten.
- Semua klaim harus punya bukti uji laboratorium yang diakui oleh BPOM.
Apa yang Harus Ada di Label Produk Gluten Free?
Ada beberapa hal penting yang wajib dicantumkan biar produk kamu aman, dipercaya, dan lolos regulasi BPOM. Ini detailnya:
1. Label ‘Bebas Gluten’ yang Jelas
Klaim label gluten free hanya boleh dicantumkan dicantumkan kalau kadar gluten di produk maksimal ≤ 20 mg/kg (sesuai Peraturan BPOM No. 1 Tahun 2022). Kamu bisa pakai istilah “bebas gluten”, “tanpa gluten”, atau “tidak mengandung gluten”, tapi semua klaim ini harus didukung hasil uji lab dari laboratorium terakreditasi.
2. Informasi Nilai Gizi
Wajib ada tabel nilai gizi dari hasil analisis laboratorium yang terakreditasi BPOM, sesuai Peraturan BPOM No. 26 Tahun 2021 dan No. 31 Tahun 2018. Isinya mencantumkan kandungan zat gizi dan non-gizi supaya konsumen tahu persis komposisi produk.
3. Daftar Bahan
Semua bahan harus dicantumkan, termasuk sumber gluten (jika ada) atau bahan pengganti yang bebas gluten. Ini membantu konsumen memverifikasi klaim bebas gluten.
4. Keterangan Alergen
Meski produknya bebas gluten, tetap tulis keterangan risiko alergen, terutama jika ada potensi cross contamination di proses produksi.
5. Informasi Label Umum
Cantumkan juga:
- Nama produk, berat bersih atau isi bersih, nama dan alamat produsen atau importir.
- Tanggal produksi, kode produksi, dan tanggal kedaluwarsa.
- Nomor izin edar BPOM.
Pastikan semua ditulis dalam bahasa Indonesia yang jelas.
6. Kode Barcode (2D Barcode)
Sesuai aturan BPOM, barcode 2D wajib ada untuk memudahkan pelacakan produk.
Tips Desain Agar Label Produk Gluten Free Lebih Menarik
Supaya desain label kamu lebih eye catching, kamu bisa:
- Pilih warna seperti hijau, krem, cokelat muda, atau tone earthy yang identik dengan kesan sehat dan natural.
- Pastikan tulisan “Gluten Free” atau “Bebas Gluten” ada di bagian depan kemasan mudah dibaca.
- Pakai ikon yang familiar supaya konsumen langsung paham isi produk.
- Sajikan tabel nilai gizi yang sesuai ketentuan BPOM dengan desain yang rapi dan mudah dibaca.
- Tambahkan klaim tambahan seperti “Ramah bagi penderita celiac” atau “Tanpa bahan pengawet” untuk nilai tambah.
- Sertakan gambar produk atau bahan baku alami agar konsumen bisa melihat visual produk yang menarik dan menggugah selera.
- Hindari istilah yang terlalu teknis dan gunakan bahasa yang mudah dimengerti oleh target pasar.
- Tambahkan narasi singkat yang menceritakan keunggulan produk.
5. Cetak Label Gluten Free di KitaLabel
Padahal cuma beda label, tapi kenapa produk kompetitor lebih laris ya? Rahasianya karena label gluten free mereka informatif dan lebih menarik.
Saatnya naikkan daya tarik produk dengan cetak label produk di KitaLabel. Dapatkan:
- GRATIS konsultasi desain.
- 5+ pilihan bahan premium berkualitas dengan finishing matte atau glossy.
- Hasil cetaknya tajam dan tahan lama.
- Siap produksi dari jumlah kecil sampai besar.
Sekarang giliran produkmu jadi bintang, segera pesan dan cetak label baru lewat WhatsApp!
FAQ
BPOM menetapkan kadar gluten maksimal ≤ 20 mg/kg untuk klaim “bebas gluten” agar label bisa dipakai secara sah.
Label harus menyebutkan klaim bebas gluten, didukung hasil uji laboratorium dari laboratorium terakreditasi BPOM, plus daftar bahan dan informasi nilai gizi.
Produk yang aman biasanya mengandung gluten sangat rendah (≤ 20 mg/kg), bukan 100% nol gluten, tapi tetap aman untuk konsumsi penderita.
Dengan uji laboratorium di laboratorium terakreditasi, menggunakan metode seperti ELISA untuk mengukur kadar gluten.
Nggak, gluten free hanya menjamin bebas gluten, tapi alergen lain tetap bisa ada dan harus dicantumkan.
